2026-10-20
Denpasar – PUI-PT Center for Public Health Innovation (CPHI) Universitas Udayana menerima kunjungan dari The Kirby Institute, UNSW Sydney, Australia, pada 20 Oktober 2026. Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk mendiskusikan akses terhadap inovasi pencegahan HIV, khususnya Pre-Exposure Prophylaxis (PrEP) dan lenacapavir (LEN), sekaligus menjajaki peluang kolaborasi penelitian di bidang HIV dan kesehatan masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran perspektif mengenai perkembangan pendekatan pencegahan HIV serta berbagai tantangan dalam memperluas akses terhadap intervensi pencegahan yang efektif. Salah satu fokus pembahasan adalah akses PrEP dan lenacapavir sebagai bagian dari perkembangan strategi pencegahan HIV yang berpotensi mendukung upaya penurunan infeksi HIV baru.
Selain membahas akses terhadap inovasi pencegahan HIV, pertemuan ini juga membuka diskusi mengenai peluang pengembangan penelitian kolaboratif antara CPHI Universitas Udayana dan The Kirby Institute. Kerja sama penelitian lintas institusi diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan pendekatan ilmiah dalam menjawab berbagai tantangan pencegahan HIV, khususnya yang berkaitan dengan akses layanan dan kebutuhan populasi yang berisiko.
Sebagai lembaga penelitian yang berfokus pada pengembangan inovasi kesehatan masyarakat, CPHI Universitas Udayana terus berupaya memperluas jejaring kemitraan akademik dan penelitian internasional. Pertemuan dengan The Kirby Institute menjadi salah satu langkah dalam mengidentifikasi potensi kerja sama yang dapat mendukung pengembangan penelitian berbasis bukti dan memberikan kontribusi terhadap penguatan program pencegahan HIV.
Melalui kunjungan ini, CPHI Universitas Udayana dan The Kirby Institute membuka peluang untuk memperkuat kolaborasi riset internasional dalam bidang HIV dan kesehatan masyarakat. Diskusi yang telah berlangsung diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan kerja sama penelitian pada masa mendatang, sekaligus mendukung upaya peningkatan akses terhadap strategi pencegahan HIV yang lebih inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.