PUI-PT CPHI Universitas Udayana Gelar FGD Optimalisasi Aset dan Pengembangan Model Bisnis Fasilitas Wolbachia
Denpasar — PUI-PT Center for Public Health Innovation (CPHI) Universitas Udayana telah melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Aset dan Pengembangan Model Bisnis Fasilitas Wolbachia Boot Camp GROW 2026 pada Senin, 4 Mei 2026 di Four Star Hotel, Denpasar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan keberlanjutan fasilitas Wolbachia melalui optimalisasi aset, pengembangan layanan, serta penyusunan model bisnis yang mendukung keberlanjutan operasional dan pendanaan di lingkungan CPHI Universitas Udayana.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pengantar oleh tim CPHI, kemudian dilanjutkan dengan laporan ketua panitia oleh Dr. Sang Gede Purnama, S.KM., M.Sc. yang juga memaparkan kondisi eksisting fasilitas dan aset Wolbachia. Paparan ini memberikan gambaran mengenai potensi pemanfaatan fasilitas, tantangan keberlanjutan program, serta peluang pengembangan layanan dan kolaborasi di masa mendatang.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua CPHI Universitas Udayana, Prof. dr. Pande Putu Januraga, M.Kes., DrPH., yang menekankan pentingnya penguatan hilirisasi inovasi kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan aset dan fasilitas riset secara berkelanjutan. Dalam sambutannya, beliau juga menyoroti pentingnya membangun model pengelolaan yang adaptif agar fasilitas Wolbachia dapat terus berkembang sebagai pusat inovasi, penelitian, dan layanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua LPPM Universitas Udayana, Prof. Dr. drh. I Nyoman Suartha, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas Wolbachia sebagai bagian dari penguatan riset dan inovasi di lingkungan Universitas Udayana, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan aset penelitian agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pengembangan institusi.
FGD ini diselenggarakan sebagai respons terhadap kebutuhan pengembangan strategi keberlanjutan pasca berakhirnya dukungan program eksternal, sekaligus untuk memaksimalkan pemanfaatan fasilitas dan aset Wolbachia yang telah dibangun melalui kolaborasi sebelumnya. Selain sebagai sarana penelitian, fasilitas Wolbachia memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai basis layanan, dukungan teknis, hingga pengembangan produk berbasis riset dan teknologi kesehatan masyarakat.
Pada sesi berikutnya, peserta membahas berbagai aspek strategis, mulai dari klasifikasi dan pemetaan aset, identifikasi potensi pemanfaatan aset untuk kegiatan riset, produksi, dan layanan, hingga peluang komersialisasi dan kerja sama. Selain itu, peserta juga mendiskusikan pengembangan model layanan, kebutuhan sumber daya manusia dan fasilitas pendukung, serta penyusunan komponen awal business plan sebagai dasar pengembangan dan pencarian sumber pendanaan ke depan.
Aspek operasional dan biosafety turut menjadi perhatian penting dalam kegiatan ini. Diskusi mencakup kebutuhan penyusunan dan penyesuaian standar operasional prosedur (SOP) agar pemanfaatan fasilitas tetap berjalan sesuai prinsip keamanan dan regulasi yang berlaku. Hal ini diharapkan mampu mendukung keberlanjutan fasilitas secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan FGD ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan arah strategis pengembangan fasilitas Wolbachia di lingkungan Universitas Udayana. Hasil diskusi selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen lanjutan, termasuk business plan, penguatan sistem operasional, serta strategi pengembangan layanan dan kolaborasi di masa mendatang.