Tim Peneliti RWB Denpasar Gelar Pertemuan Pertama Participatory Action Research untuk Menggali Perspektif Pemuda tentang Perubahan Iklim

2026-07-05

Denpasar, 5 Juli 2026 – Tim Peneliti Relational Wellbeing (RWB) Denpasar melaksanakan Pertemuan Pertama Participatory Action Research (PAR) sebagai langkah awal dalam rangkaian penelitian mengenai hubungan antara perubahan iklim dan kesejahteraan relasional (Relational Wellbeing) pemuda di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Center for Public Health Innovation (CPHI), Kolaborasi Bumi, dan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Udayana.

Pertemuan pertama ini bertujuan untuk membangun fondasi kepercayaan antara tim peneliti dan peserta, sekaligus memperkenalkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan pemuda sebagai co-researchers atau mitra peneliti. Melalui pendekatan ini, pemuda tidak hanya berperan sebagai responden, tetapi juga terlibat aktif dalam mengidentifikasi isu, merumuskan pertanyaan penelitian, menghasilkan data, hingga menyusun rekomendasi aksi berdasarkan pengalaman hidup mereka.

Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan penyusunan kesepakatan bersama guna menciptakan ruang diskusi yang aman, inklusif, dan saling menghargai. Suasana yang terbuka ini menjadi landasan penting agar setiap peserta dapat berbagi pengalaman dan pandangan secara nyaman selama proses penelitian berlangsung. Tim peneliti juga memperkenalkan tujuan penelitian serta menjelaskan peran penting peserta sebagai bagian dari proses riset yang bersifat kolaboratif.

Selanjutnya, peserta diajak untuk mengidentifikasi berbagai isu perubahan iklim yang mereka hadapi di lingkungan sekitar melalui pendekatan lived experience mapping. Berbagai persoalan yang muncul kemudian didiskusikan bersama untuk memahami dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk pada aspek kesehatan fisik, kesehatan mental, hubungan sosial, mata pencaharian, transportasi, dan akses terhadap berbagai sumber daya.

Melalui sesi refleksi menggunakan perspektif Relational Wellbeing (RWB), peserta mengeksplorasi bagaimana perubahan iklim memengaruhi kehidupan mereka dari aspek personal, sosial, dan lingkungan. Diskusi ini memberikan ruang bagi pemuda untuk mendefinisikan kesejahteraan berdasarkan pengalaman mereka sendiri sekaligus memahami keterkaitan antara kondisi lingkungan, hubungan sosial, dan kualitas hidup.

Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu perubahan iklim serta keinginan mereka untuk terlibat dalam menghasilkan solusi yang relevan bagi komunitas. Berbagai perspektif, pengalaman, dan gagasan yang muncul dalam pertemuan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan fokus penelitian dan metode partisipatif pada tahapan selanjutnya.

Melalui rangkaian kegiatan Participatory Action Research (PAR) ini, Tim Peneliti RWB Denpasar berharap dapat menghasilkan penelitian yang tidak hanya memperkaya bukti ilmiah mengenai dampak perubahan iklim terhadap kesejahteraan pemuda, tetapi juga mendorong lahirnya aksi kolektif yang berakar pada pengalaman dan kebutuhan nyata masyarakat. Kolaborasi antara Center for Public Health Innovation (CPHI), Kolaborasi Bumi, dan Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Udayana diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan dalam membangun komunitas yang lebih tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim.